Kilas Balik Sebuah Pengorbanan
Siapa tega seorang ayah yang mampu menyembelih anak yang telah lama dinanti karena sebuah perintah yang tak mampu ditentang dari penguasa dirinya. Nabi Ibrahim rela mengorbankan anak tecintanya Nabi Ismail untuk mentaati perintah dari Maha Kuasa, Allah SWT. Namun, Allah SWT sebenarnya mengetahui segala isi hati hamba-Nya, tak terkecuali isi hati Nabi Ibrahim. Beliau sangat menyayangi anak yang telah lama beliau nantikan. Seorang ayah mana yang tidak bimbang jika dihadapkan oleh dua keputusan berat antara mengorbankan anak tersayang atau tidak menuruti perintah dari Sang Pemilik alam semesta ini. Sang Maha Tahu tentu tidak akan membiarkan seorang yang telah berkorban begitu besar tanpa ada balasan yang lebih besar juga. Sampailah pada hari pengorbanan dimana Nabi Ismail berserah diri saat ayahnya mulai menyembelihnya tanpa diketahui oleh Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim, seorang anak yang akan disembelihnya tersebut diubah oleh Allah SWT dengan seekor domba. Setelah Nabi Ibrahim sel...